Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Tentang Penyakit Kulit Akibat Jamur Di Kelurahan Muara Fajar Timur
DOI:
https://doi.org/10.33292/mayadani.v2i2.62Keywords:
Infeksi, Jamur, Penyakit kulit, Sanitasi diriAbstract
Penyakit kulit akibat infeksi jamur merupakan salah satu penyakit infeksi yang tidak berbahaya, akan tetapi jika tidak segera ditangani akan menimbulkan infeksi sekunder yang dapat mengganggu aktivitas. Infeksi sekunder yang dapat ditimbulkan diantaranya gatal, demam hingga meriang. Penyakit infeksi kulit dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan pengetahuan tentang gejala jika terinfeksi. Masyarakat Kelurahan Muara Fajar Timur Pekanbaru tinggal di daerah sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Pekanbaru. Kondisi sanitasi yang buruk mengakibatkan banyak masyarakat yang terinfeksi penyakit kulit. Sebagian besar masyarakat sangat kurang pengetahuannya tentang infeksi jamur ini, sehingga perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi dalam mengenal jamur pada kulit dan cara pencegahannya. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar terhindar dari penyakit infeksi kulit akibat jamur.
Downloads
References
Chamorro, M.J., House, S.A., 2020.Tinea mannum. NCBI.
Dismuker, Peter G., Pappas. Jack D., Sobel. 2003. Clinical Mycology. University press.Oxford.
Graham, Brown, R., 20005. Dermatologi. Jakarta: Erlangga Medical Series.
Hidayati, A.N., Suroso, S., Hinda, D., Sandra, E., 2009. Superficial Mycosis in Mycologi Division Out Patient Clinic of Dermatoveronology. Fakultas Kedokteran Erlangga 21(1): 1.4.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2012 Profil Kesehatan Indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Khusnul, Rudy, H., Kusmarini. 2017. “Uji Efektivitas Etanol Rimpang Lengkuas (Alpina galangal) terhadap pertumbuhan Trychophyton rubrum secara in vitro. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husasa. 17 (1).
Tur, E.,Maibach, H.I., 2018. Gender and dermatology. United States. Springer.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2021 Nurmi Hasbi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








