Meningkatkan minat baca anak usia dini dengan mendongeng

Rizqi Syafrina

Abstract


Membaca buku merupakan salah satu jendela dari ilmu pengetahuan, dimana dengan buku seseorang bisa mendapatkan pengetahuan baru. Namun saat ini buku mulai ditinggalkan, anak-anak mulai lebih mengenal gadget, baik itu berupa tontotan televisi, telepon seluler maupun permainan elektronik lainnya. Pada sekolah Ra. Tarbiyatunsibyan banyak anak yang menyukai aktivitas menonton atau memainkan telepon seluler. Saat dilakukan aktivitas membaca, anak cenderung terlihat mengantuk dan sesekali terlihat merebahkan badan saat guru bercerita. Sedangkan menurut Kasiyun (2015) minat baca merupakan kunci penting bagi kemajuan suatu bangsa, karena penguasaan iptek hanya dapat diraih dengan minat baca yang tinggi, buka kegiatan menyimak atau mendengarkan. Dalam hal ini minat membaca perlu kembali ditingkatkan kembali mulai dari anak usia dini. Meningkatkan minat baca dapat dilakukan dengan kegiatan mendongeng. Utomo (2014) mengatakan ini aktivtas mendongeng merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan dimana dapat membantu anak untuk menyukai bahasa, membantu pencapaian perkembangan dalam pembelajaran emosi, meningkatkan suasana belajar dan mengenalkan nilai-nilai baru serta nilai-nilai budaya pada anak. Dalam hal ini diharapkan aktivitas mendongeng juga dapat menumbuhkan minat baca anak agar setelah anak menyukai aktivitas membaca, anak akan merasakan manfaat dari kegiatan membaca.

Keywords


Mendongeng; Minat; Baca

Full Text:

Fulltext PDF

References


Haryati, S. (2019). Directed reading thinking activity untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Teacher in Educational Research, 1(2), 58–65. https://doi.org/10.33292/ter.v1i2.18

Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan anak (M. Tjandra). Erlangga.

Kasiyun, S. (2015). Upaya meningkatkan minat baca sebagai sarana untuk mencerdaskan bangsa. Jurnal Pena Indonesia, 1(1), 79–95. https://doi.org/10.26740/jpi.v1n1.p79-95

Leonhardt, M. (2010). 99 ways to get kids to love reading: and 100 books they’ll love. Crown.

Saryati, T., & Yulia, Y. (2019). Contextual teaching and learning approach to supplementary reading materials based on 2013 Curriculum. Journal of English Language and Pedagogy, 2(1), 1–7. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.36597/jelp.v2i1.3703

Utomo, S. B. (2013). Mendongeng dalam perspektif pendidikan. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 3(01). https://doi.org/10.25273/ajsp.v3i01.901

Zubaidah, E. (2004). Majalah ilmiah populer. LPM Universitas Negeri Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.33292/mayadani.v1i2.18

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Masyarakat Berdaya dan Inovasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Creative Commons License
Masyarakat Berdaya dan Inovasi by https://mayadani.org/index.php/MAYADANI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View Mayadani My Stats