Inovasi Pembuatan Makanan Pendamping ASI untuk Pencegahan Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Authors

  • Anne Rufaridah STIKes Ranah Minang, Indonesia
  • Asmita Dahlan STIKes Ranah Minang, Indonesia
  • Wuri Komalasari STIKes Ranah Minang, Indonesia
  • Sri Marlia STIKes Ranah Minang, Indonesia
  • Lailatul Husni STIKes Ranah Minang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33292/mayadani.v4i2.107

Abstract

Stunting erat kaitannya dengan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), merupakan merupakan periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. HPK dimulai dari kehamilan hingga anak berumur 2 tahun. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) prevalensi stunting di Indonesia berfluktuasi 30,8%. Berdasarkan Riskesdas, prevalensi stunting di Sumatera Barat berfluktuasi yaitu tahun 2018 sebesar 29,9 % . Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat melalui inovasi makanan pendamping ASI untuk mengatasi penyebab stunting pada 1000 HPK. Kegiatan dilakukan  di kelurahan Andalas Padang, tanggal 30 Juni 2022. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, ibu bayi dan balita dan kader. Buah naga dan tempe bagi bermanfaat untuk masa perkembangan anak, kenyataan anak-anak banyak tidak suka makan tempe dan buah naga, sehingga  inovasi dalam pengabmas ini pembuatan MP ASI berupa pembuatan puding buah naga susu dan nugget tempe. Kegiatan pengabmas diharapkan masyarakat dapat mempraktekkan pembuatan MP ASI dirumah untuk diberikan kepada anak sebagai makanan pendamping ASI

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-10-26

How to Cite

Rufaridah, A., Asmita Dahlan, Wuri Komalasari, Sri Marlia, & Lailatul Husni. (2023). Inovasi Pembuatan Makanan Pendamping ASI untuk Pencegahan Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Masyarakat Berdaya Dan Inovasi, 4(2). https://doi.org/10.33292/mayadani.v4i2.107

Issue

Section

Articles

Citation Check